Pages

Friday, April 26, 2013

Sumsel Gemilang


Cita-cita menjadikan sumsel terdepan menuju sumsel gemilang memang sudah menjadi visi H. Alex
Noerdin ketika mencalonkan diri menjadi gubernur sumsel tahun 2008 lalu. Salah satunya adalah berupaya menjadikan sumsel sebagai provinsi pertama yang mewujudkan kereta monorel. Karenanya, awal 2012 provinsi terkaya kelima di indonesia itu, mulai studi untuk pembangunan monorel. “awal 2012 mulai tudi. Insya Allah 2013 bangun (monorel), “kata sosok peraih rekor MURI untuk kategori realisasi janji kampanye tercepat ini.
Niat sumsel membangun monorel ini terobsesi setelah DKI jakarta gagal membuat jalur transportasi massal itu. Pembangunan monorel juga dalam upaya mendorong kemajuan sistem trasportasi di Sumsel. Rencananya, monorel ini akan melintas dari simpang bandara sultan mahmud badarudin (SMB) II menuju JSC. Meski masih dalam tahap perencanaan, namun pembangunan monorel nantinya dapat menjadi daya tarik sumsel di mata dunia. “Apalagi saat ini, sumsel tengah mengajukan diri sebagai tuan rumah asian games 2018, sehingga penunjang kelancaran transportasi menjadi mutlak di lakukan sumsel, “jelas gubernur.
Di banyak negara maju dengan tingkat kerawanan macet, pembangunan monorel sudah menjadi suatu hal yang lumrah. Monorel merupakan sebuah metro atau rel dengan jalur yang terdiri dari rel tunggal, berlainan dengan rel tradisional yang memiliki dua rel pararel sehingga dengan sendirinya, kereta lebih lebar daripada relnya. Biasanya rel terbuat dari beton dan roda keretanya terbuat dari karet, sehingga tidak sebising kereta konvensional.
Sampai saat ini terdapat dua jenis monorel, yaitu tipe straddle-beam dimana kereta berjalan diatas rel dan tipe suspended dimana kereta bergantung dan menuju dibawah rel. Pembangunan monorel di Palembang, sebagaimana digagas Gubernur Sumsel, sesungguhnya akan memberikan keuntungan. Monorel, membutuhkan ruang yang kecil baik ruang vertikal maupun horizontal. Lebar yang diperlukan adalah selebar kereta dan karena dibuat diatas jalan, hanya membutuhkan ruang untuk tiang penyangga.
Di samping itu, monorel lebih “ringan” daripada kereta konvensional dengan rel terelevasi dan hanya menutupi sebagian kecil langit. Tidak bising karena menggunakan roda karet yang berjalan di beton. Bisa menanjak, menurun dan berbelok lebih cepat dibanding kereta biasa. Lebih aman karena dengan kereta yang memegang rel, resiko terguling jauh lebih kecil. Resiko menabrak pejalan kaki pun sangat minim,serta lebih murah unutk dibangun dan dirawat dibanding kereta bawah tanah.
Sistem monorel telah dibangun di banyak negara di dunia. Banyak diantaranya adalah rel tinggi melintasi wilayah ramai yang mungkin akan membutuhkan pembangunan jalur bawah tanah yang mahal atau kerugian dari jalur atas tanah. Seperti jepang telah menggunakan monorel untuk transit cepat ditujuh kota. Termasuk tokyo dan osaka-monorel tokyo membawa sekitar 100 juta penumpang setiap tahunnya. Demikian pula monorel Kuala Lumpur Malaysia dan kereta Maglev shanghai adalah monorel komersial pertama yang menggunakan tekhnologi maglev transrapid dan jerman.
Pada intinya pembangunan monorel ini sangat mambantu mobilisasi dan transportasi masyarakat. Sehingga terhindar dari kerawanan macet. Apalagi, kedepan penduduk kota palembang lebih 1.5 juta jiwa dengan tingkat perekonomian yang baik, sehingga semakin banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang membawa ekses timbulnya rawan kemacetan.
        Selain berencana membangun monorel, pemerintah provinsi sumsel bakal membangun 2 buah jembatan lagi untuk menunjang kelancaran arus transportasi di bumi sriwijaya. Yakni jembatan musi III dan IV sebagai langkah antisipasi kita menekan kemacetan di Palembang, terutama demi menjaga ketahanan jembatan ampera dan musi II. Mudah-mudahan cita-cita mulia dan pro rakyat inisegera terwujud.
JAKARTA - Di bawah kepemimpinan Alex Noerdin, Sumatera Selatan (Sumsel) secara signifikan mampu menjadi provinsi maju dan berkembang. Dan diperkirakan, dua sampai tiga  tahun ke depan, Sumsel bakal menjadi yang terdepan di Indonesia. Sejumlah kemajuan yang berhasil dicapai dibeberkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam peringatan HUT ke 66 Sumsel di Palembang, kemarin.

Alex mengatakan, HUT Sumsel kali ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah, kemajuan, dan perkembangan Sumsel untuk menjadi provinsi terdepan di Indonesia, yang bermuara pada Sumsel Gemilang. Cita-cita serta harapan ini tentu bukan tak mungkin tercapai. Mengingat jika pada 2009, posisi Sumsel berada pada urutan 16 nasional. Pada 2012 ini, Sumsel menduduki peringkat sembilan nasional di bidang pembangunan daerah.

"Sumsel saat ini sedang bagus-bagusnya. Jika ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin, dua sampai tiga tahun ke depan, Sumsel makin terdepan di Indonesia," kata Alex yang juga calon Gubernur DKI Jakarta itu.

Alex menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumsel dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Laju pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada 2009 sebesar 4,1 persen dan pada 2010 meningkat menjadi 5,4 persen. Sementara hingga triwulan III/2011 kembali meningkat secara signifikan menjadi 6,1 persen.

Sedangkan, untuk jumlah penduduk miskin di Sumsel pada 2009 sebesar 16,28 persen, pada 2010 angka itu berkurang menjadi 15,47 persen, dan pada 2011 kembali mengalami penurunan drastis hingga mencapai 14,24 persen. Capaian ini juga lebih rendah dari target RPJMD, yakni 16,24 persen pada 2010 dan 15,49 persen pada 2011."Memang penurunan angka kemiskinan ini belum begitu maksimal, tapi dengan program strategis, angka kemiskinan ke depan makin berkurang," ujar Alex.

Demikian pula dengan indeks pembangunan manusia (IPM) Sumsel juga mengalami peningkatan dari sebesar 72,61 pada 2009 menjadi 72,95 di 2010. Angka ini melebihi IPM Nasional yang sebesar 72,27, bahkan IPM ini menempatkan provinsi Sumsel di posisi 10 nasional. Meski secara keseluruhan program yang telah digulirkan terbilang sukses,
menyambut perayaan HUT ke 66 Provinsi Sumsel ini, Alex berjanji akan terus meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, yang telah dipersiapkannya melalui sejumlah program strategis, di antaranya mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah minimal 6,5 persen per tahun.

Selain, penyediaan infrastruktur strategis, yaitu mendorong realisasi proyek-proyek yang terdapat dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor Sumatera seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Apiapi, sejumlah ruas jalan tol, Jembatan Musi III, monorel, dan fly over, underpass, dan beberapa agenda pembangunan lainnya. "Dengan bermodal sumber daya alam (SDA) yang demikian besar dan didukung dengan konsep pembangunan yang strategis dan terukur, kita optimis perekonomian Sumsel akan tumbuh baik, bahkan menjadi yang terdepan di tingkat nasional," beber Alex.

Selain itu, membawa nama Sumsel diakui dia sangat berat karena beban moral yang dipikul lantaran Sumsel berasal dari ibu kota Sriwijaya. "Seperti saya sampaikan, Sumsel harus menjadi yang terdepan di Indonesia dalam bidang apa saja, karenanya tadi saya ajak komponen masyarakat, mari kita sudah bagus peringkat ke 9 kalau dalam 3 tahun bisa masuk dalam 3 besar," kata cagub DKI Jakarta yang diusung Partai Golkar, PPP, PDS dan didukung 20 parpol non parlemen itu.

Ditambahkan dia , proyek jembatan Musi III akan tetap dilaksanakan, kalau perlu sampai Musi VI. Rangkaian peringatan HUT ke 66 Sumsel diawali dengan Rapat Paripurna Istimewa VIII DPRD Sumsel. Rapat dihadiri ketua dan anggota DPRD Sumsel, Gubernur Sumsel dan jajaran, bupati dan wali kota, Gubernur se-Sumatera, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansur, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Nugroho Widyotomo dan tokoh nasional, anggota DPR RI, Dodi Reza Alex dan anggota DPD RI. 
 sumber sourch.

 Rasa Terimakasih Masyarakat tentang Kegemilangan SUMSEL

No comments:

Post a Comment